200 Peserta Ikuti Seminar Bela Negara di Cakung
200 peserta mengikuti kegiatan seminar bela negara yang digagas Badan Musyawarah antar Gereja (Bamag) Nasional DKI Jakarta, Sabtu (6/11). Kegiatan digelar di sebuah gereja yang ada di pusat perbelanjaan di Cakung, Jakarta Timur.
"Kita di negara ini bisa bersama-sama saling menopang,"
Ketua Panitia Acara, Steve Tarada Darmawan mengatakan, seminar dengan tema "Bela negara di era globalisasi, memperkuat nasionalisme, persatuan dan ketahanan bangsa" ini digelar agar masyarakat Jakarta semakin cinta tanah air. Dari kegiatan ini pihaknya ingin bersama-sama membangun rasa sayang dan cinta pada negara, membangun kebersamaan dalam hal agama, budaya, supaya hidup damai, tentram, dan semuanya berjalan dengan baik.
"Dalam menjalani kehidupan kita di negara ini bisa bersama-sama saling menopang, mendukung supaya negara ini semakin lama semakin maju, semakin berkembang," katanya.
Melihat Teatrikal Perjalanan Yesus di Gereja Santo Robertus BellarminusWalau situasi ibu kota atau bangsa ini sedang kondusif, namun seminar seperti ini sangat penting. Karena di dalamnya ada sejumlah narasumber yang berbagi ilmu tentang wawasan kebangsaan.
Disebutkan, sejumlah narasumber yang diundang dalam kegiatan ini adalah, Willy Raditya Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Kemendagri RI, Brigjen TNI Raden Yoga Raharja Direktur SDM Kementerian Pertahanan RI, Harapan Nainggolan Pembimas Kristen Kanwil Kemenag DKI Jakarta.
Sementara itu, Ketua Bamag Nasional DKI Jakarta, Jhon Piter Tobing, menambahkan, di zaman era teknologi ini, bela negara itu bukan hanya angkat senjata saja, tetapi butuh suatu pemahaman supaya jangan terlalu cepat terbawa dengan isu-isu hoax.
"Dari seminar ini kita ingin agar persatuan, kesatuan, dan toleransi umat beragama terjaga dengan baik," katanya.
Seminar ini diikuti sekitar 200 peserta dari sejumlah jemaat gereja yang tergabung dalam Bamag Nasional DKI Jakarta dan sejumlah organisasi kemasyarakatan.
Dari kegiatan ini pihaknya juga ingin mengajak umat Kristiani untuk peduli pada bangsa ini dan berdoa supaya kota ini warganya semakin sejahtera. Selain itu juga agar toleransi umat beragama itu semakin tinggi.